• Plengkung, Serpihan Surga Di Ujung Timur Jawa Timur


    Bulan puasa bukan berarti juga harus berpuasa untuk berpetualang, dalam ramadhan kali ini pun kami tetap melakukan aktivitas petualangan kami. dan kali ini Pantai Plengkung (G-Land) yang berada di Taman Nasional Alas Purwo, Bayuwangi - Jawa Timur yang menjadi destination kami.



    Perjalanan cukup panjang dengan motor dari surabaya yang kami tempuh tak membuat kami untuk tidak melakukan kewajiban berpuasan di bulan ramadhan. pagi kami mulai perjalanan itu mulai dari stasiun pasar turi (jemput sang pujaan hati dulu yang jauh dari tangerang). dan sampai di banyuwangi sore hari, tapi sesampai disana kami menuju pantai Grajagan terlebih dahulu dan Camping disana. tepat menjelang maghrib kami sampai di pantai grajagan, sambil mempersiapkan menu berbuka puasa, dan ijin pengelola setempat untuk mendirikan tenda buat bermalam. sebelum esok pagi kami lanjut ke taman nasional alas purwo.




    Selepas santap sahur dengan menu kentang dan telur rebus di tambah bumbu pecel khas jawa timur dengan segelas susu coklat hangat menjadi modal tenaga kami untuk explore pantai plengkung, Taman Nasional Alas Purwo (TNAP). akhirnya setelah membereskan semua perlengkapan kami lanjut menuju TNAP melalui gerbang Rowo Bendo. sebelum memasuki gerbang TNAP kami melewati hutan jati yang sangat asri dan sepi, hanya kami dan beberapa kendaraan roda 2 yang lalu lalang.


    dan sampai lah kami di pintu gerbang TN Alas Purwo pintu Rowo Bendo, cukup membayar 2.500 per orang dan 3.000 per motor saja kami bisa menikmati pesona alam TN Alas Purwo. dan dari gerbang rowo bendo ada beberapa destination yang bisa di kunjungin sebelum sampai ke pantai plengkung (G-Land). antara lain Sadengan, Ngagelan, Pantai Triangulasi, Pantai Pancur, dan beberapa goa serta pura.






    Dari Gerbang TNAP untuk menuju Plengkung masih cukup jauh sekitar 15 km tetap kendaraan pribadi hanya bisa sampai pancur yang jaraknya sekitar 6 km dr pintu gerbang, dan sisanya 9 km untuk menuju pantai plengkung bisa di lakukan dengan jalan kaki atau naik kendraan offroad yang sudah di sediakan TNAP dengan membayar 200.000 untuk sewa (Pulang Pergi). kami pun memilih mencoba untuk jalan kaki, dan waktu itu juga masih sekitar jam 10 siang, tidak terlalu panas karena kita melewati jalan dengan rimbunnya pepohonan.

    meskipun kami merasa haus dan lelah, alhamdulillah puasa kami tetap terjaga. dan puasa bukan menjadi halangan bagi kami. terkadang lelah ini hampir membuat kami menyerah tapi alhamdulillah kami bisa sampai Pantai Plengkung, hampir 2,5 jam kami habiskan untuk tracking. dan rasa lelah ini terbayar dengan keindahan pantai plengkung.

    Kebanyakan yang datang ke pantai ini adalah wisatawan asing yang ingin melakukan surfing. memang berasa menjadi sebuah lokasi yang cukup private di plengkung. dan suasana alam yang masih terjaga menjadi daya tarik lain selain ombak untuk surfing.

    Sambil istirahat dambil menikmati indahnya pantai plengkung siang hari yang cukup terik, sambil minum kelapa muda kayaknya tambah asyik, sayang kami puasa. :)






    saya kamera kami hanya kamera saku, sehinggal tidak bisa menjangkau para turis asing yang sedang surfing. hanya bisa melihat dari tepian pantai sambil melepas lelah. dan demi mengejar waktu berbuka puasa untuk kembali ke pancur kami memutuskan untuk naik kendraan offroad yang sudah di sediakan TNAP. sungguh sebuha perjalanan yang luar biasa di bulan ramadhan kali ini.

    tunggu cerita di beberapa destination lain di Taman Nasional Alas Purwo.


    2 komentar:

    1. Nice Share :)
      Cocok buat review untuk para traveler awam. Banyak keindahan alam lainnya di indonesia. Permisi saya mau share keindahan alam lainnya di Indonesia , mohon comment yang membangun http://dheaeaea.blogspot.com/2013/07/7wonders-pantai-sawarna-surga-yang.html
      Thankyou salam widyaRatnasari - Beautiful Thing!

      BalasHapus