• Apa itu Cagar Alam?


    Kali ini topik yang akan sedikit saya ulas adalah tentang Cagar Alam. saya sendiri pun tak lebih pantai dengan kalian semua, tak ada maksud untuk mengurui atau sok tau. saya hanya saling mengingatkan kepada semua terutama para pengiat alam (pelaku kegiatan alam). langsung saja ke pokok utama. 

    Belakangan ini kegiatan di alam bebas sangat ramai dan populer. alam indonesia memang indah sayang jika tidak kita nikmati, tapi lokasi kegiatan alam juga di kelomkpokan menurut fungsinya yaitu antara lain Cagar Alam, Taman Nasional, Wisata Alam dll. tapi untuk kali ini saya hanya fokus pada Cagar Alam. karena banyak pelaku kegiatan alam masih salah kaprah, atau sebenarnya tau tapi pura pura tidak tau, atau berdali ikut ikutan yang lain. Banyak pelaku kegiatan alam yang menjadikan cagar alam sebagai tujuan wisatanya, padahal sejatinya Cagar Alam itu sendiri adalah 

    Suatu kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Sebagai bagian dari kawasan konservasi (Kawasan Suaka Alam), maka kegiatan wisata atau kegiatan lain yang bersifat komersial, tidak boleh dilakukan di dalam area cagar alam. Sebagaimana kawasan konservasi lainnya, untuk memasuki cagar alam diperlukan SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi). SIMAKSI bisa diperoleh di kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat. – Wikipedia
    Dari uraian diatas sudah sangat jelas, seperti yang saya warnai merah, di situ jelas di sebutkan bahwa tidak boleh ada kegiatan komersil atau wisata di dalam cagar alam. jadi tidak ada alasan lagi untuk melakukan kegiatan itu di dalam Cagar Alam. sebagai SMART Traveller atau pelaku kegiatan alam bebas yang cerdas tentunya kita harus bisa mendedakan mana lokasi untuk wisata dan mana lokasi yang bukan untuk wisata. 

    Tetapi masih saja banyak yang beralasa untuk membenarkan diri sebagi salah satu cara untuk menuju ke lokasi Cagar Alam tersebut, entah alasan tidak mengotori, bersih bersih lokasi atau alasan untuk penelitian (tapi tidak ada surat keterangan penelitian), dan masih banyak lagi alasan alasan lainnya. sebagia pelaku kegiatan alam bebas yang cerdas tentunya bisa berfikir sudah tidak ada lasan lagi untuk berwisata dengan embel embel alasan. karena fungsi cagar alam ini sudah jelas sebagia suaka alam karena di dalamnya terdapat flora dan fauna yang di lindungi, dan jika banyak kegiatan alam bebas di lakuakan di loaksi tersebut otomatis akan menganggu keseimbangan alam yang terjadi disana. contohnya satwa satwa tentunya sangat tergangu kedatangan manusia apalagi jumlah banyak dan sering. begitu juga fauna disana. 

    Jadi saya disini hanya saling mengingatkan kepada para pengiat alam bebas untuk saling menjaga dan lebih cerdas dalam memilih lokasi untuk berwisata. masih banyak lokasi wisata yang indah dan cantiknya tak kalah dengan lokasi cagar alam.